Wednesday, September 7, 2011

Masih,

Diamku, tersiksa
Perasaan deras menghujam
Mencinta kamu, yang dulu terabaikan
Diacuhkan mataku
Murni, untukmu

Mencoba dan terjatuh
Aku berani mencinta! Menahan tersimpan dalam senyuman
Datang merenggut, aku terenggut
Hilang dengan dia
Terhempas badai, itu aku

Benci terpaksa
Berlari! Aku mampu!
Lalu mati, diracuni senyuman
Tersimpan dalam

Masih, menggebu
Berdetak dan mengalir
Terjebak dalam pikiranku, itu kamu
Mimpi indah

No comments:

Post a Comment